Showing posts with label Cerita Pembangunan. Show all posts
Showing posts with label Cerita Pembangunan. Show all posts

Friday, November 22, 2013


CERITA PEMBANGUNAN 1
 Kenalkan.....," Ini Desa Saya...."

Ilustrasi oleh: Pingkan Hamzens


Di suatu taman di desa yang subur dan indah pada suatu pagi hari, Seruni seorang mahasiswi pertanian tingkat akhir sedang berada di kebun sayuran salah seorang petani. Kebun sayuran ini terletak di salah satu taman desa yang luas yang merupakan taman terbesar di desa ini. Seruni sedang melakukan wawancara dengan respondennya, petani yang telah menekuni usahanya selama 10 tahun lebih. Seruni sudah 1 minggu berada di desa ini bersama 3 orang temannya. Mereka sedang melakukan penelitian tentang pengembangan agribisnis tanaman hortikultura yang berkembang dengan sangat baik di desa itu. Tiga teman lainnya menyebar di bagian taman lainnya, ada yang meneliti kegiatan petani pengusaha buah, petani pengusaha tanaman obat, dan petani pengusaha tanaman hias.

Desa yang subur ini seluruhnya seperti sebuah taman desa yang besar, sangat indah dan tertata rapi. Rencana Tata Ruang Desa berhasil diterapkan, sehingga Konsep Desa Taman yang diusulkan sendiri oleh warga telah terwujud. Ruang wilayah desa terbagi dengan rapi atas beberapa taman desa, ada satu taman utama yang besar di mana Seruni dan teman-temannya meneliti, empat taman berukuran sedang, dan sisanya secara keseluruhan merupakan taman-taman kecil, seperti pekarangan warga, dan halaman depan dan belakang bangunan. Semua taman indah, dan terawat. Taman desa ini dikelola bersama oleh masyarakat desa, merupakan taman yang produktif. Seluruh produk pertanian berasal dari taman-taman desa. Taman-taman desa telah mulai hadir sejak 15 tahun yang lalu, penyuluhan telah berhasil memotivasi masyarakat desa untuk membangun diri dan lingkungannya, dan seperti inilah hasilnya: sebuah Desa Taman yang indah.

Di desa ini, fasilitas perekonomian seperti bank, koperasi, pasar, toko, gudang, lengkap tersedia. Resort yang indah juga hadir di taman utama desa, dan di taman-taman yang berukuran sedang juga tersedia quest house. Tanaman hias, bunga-bunga tropis bermekaran di taman, tanaman obat, sayuran dan pohon-pohon buah tertata rapi.

Desa Taman menjadi sangat terkenal, selain masyarakatnya sukses dalam menjalankan agribisnis, desa ini telah menjadi daerah tujuan wisata. Jalan-jalan desa tertata rapi, masyarakat terbiasa berjalan kaki di trotoar yang rapi. Di desa, seluruh masyarakat menggunakan sepeda sebagai alat transportasi sehari-hari, jalur sepeda tersedia di seluruh jalan desa. Transportasi publik yang juga ramah lingkungan tersedia, bus mengelilingi jalan-jalan utama desa dan hanya berhenti di halte-halte yang tersedia. Pemanfaatan energi terbarukan sangat optimal, seluruh listrik desa menggunakan sumber energi dari surya dan sumber energi tenaga air. Kualitas air minum sangat baik, terdapat pengolahan air minum desa sehingga air yang keluar dari kran dapat langsung diminum. Sampah dikelola dengan baik, sehingga seluruh wilayah desa bersih. Udara yang segar memperlihatkan desa ini bebas dari polusi, kicauan burung terdengar merdu.

Alam yang indah, masyarakat yang produktif, dan kehidupan sosial yang baik. Rumah-rumah ibadah tersedia dan juga terawat dengan baik. Desa memiliki sanggar budaya yang dikelola oleh pemuda-pemudi desa yang kreatif, dan Kantor Kepala Desa selalu terbuka melayani kebutuhan masyarakat. Inilah desa di negeriku...

Jawablah pertanyaan berikut:
1. Berdasarkan deskripsi kondisi desa yang telah anda baca di atas, jelaskan seperti apa 
    pembangunan di desa ini berlangsung?. Uraikan penjelasan anda berdasarkan 
    Prinsip Pembangunan Berkelanjutan yang telah anda pelajari sebelumnya!.
2. Menurut anda, apa kendala yang dihadapi saat ini dalam mewujudkan kondisi desa 
     seperti yang dideskripsikan di atas?.
3. Berdasarkan Prinsip Pembangunan Berkelanjutan, apa yang akan anda lakukan jika 
     anda adalah Kepala Desa saat ini?.
4. Selamat belajar dan selamat menjawab....semoga sukses.



Wednesday, November 20, 2013

CERITA PEMBANGUNAN 2

Masyarakat Pertanian 
yang Sehat, Produktif, dan Sejahtera
Ilustrasi Oleh: Pingkan Hamzens

Di suatu desa yang subur dan indah, pada suatu petang beberapa orang petani sedang duduk-duduk di teras salah satu rumah keluarga petani. Mereka adalah para petani yang tergabung dalam salah satu kelompok tani. Hari itu mereka bersepakat berkumpul untuk membicarakan acara pernikahan salah seorang anak dari anggota kelompok tani. Mereka bersepakat akan menyelenggarakan acara pernikahan sederhana bertema kebun, dan akan secara gotong royong menyelenggarakan acara pernikahan tersebut. Resepsi pernikahan rencananya akan dilakukan setelah akad nikah dan diselenggarakan siang hari di kebun, yang juga merupakan halaman rumah dari petani yang akan menikahkan anaknya.

Acara pernikahan akan berlangsung 1 bulan lagi. Shinta adalah putri dari salah seorang anggota kelompok tani. Shinta adalah seorang Sarjana Pertanian, yang akan menikah dengan Raka, Sarjana Teknik. Mereka sama-sama kuliah pada suatu perguruan tinggi. 2 bulan yang lalu, keluarga Raka sudah datang meminang, dan kedua keluarga bersepakat akan menikahkan putra-putri mereka, pada waktu yang telah disepakati bersama. Setelah itu Shinta dan Raka akan tinggal di desa, berwirausaha di desa ini. Suasana desa yang sangat menyenangkan membuat mereka mengambil keputusan untuk menetap dan berkarya di desa.

Tingkat produktifitas para petani yang tinggi, penghasilan yang baik, tabungan keluarga yang cukup, kesehatan yang baik, hubungan sosial antar keluarga petani yang sangat baik membuat suasana desa sangat nyaman. Jalan desa diaspal dengan baik, jalan lingkungan juga baik, suasana desa sangat indah pagi dan siang hari, serta tetap indah pada malam hari. Listrik selalu tersedia, air dan matahari merupakan sumber utama listrik desa. Transportasi berjalan lancar, angkutan umum cukup memenuhi kebutuhan masyarakat desa. Berbagai kebutuhan pertanian selalu tersedia, modal usaha mudah diperoleh, berbagai informasi tentang pertanian sangat mudah diperoleh. Desa memiliki laboratorium yang memproduksi bibit yang dibutuhkan, bahkan bibit telah dipasarkan di berbagai wilayah. Anak-anak petani sehat, sekolah-sekolah bagus, dengan guru yang berkualitas. Desa juga memiliki perpustakaan desa yang selalu didatangi masyarakat. Suatu gambaran desa pertanian yang sempurna.....

Sekitar 10 tahun yang lalu, kondisi desa tidaklah seperti yang dideskripsikan di atas. Perhatian pemerintah yang baik dan motivasi masyarakat pertanian yang tinggi, menyebabkan perubahan yang besar telah terjadi. Penyuluhan yang berhasil telah memunculkan petani-petani yang berjiwa kepemimpinan dan memiliki kemampuan wirausaha. Suasana membangun yang kondusif menyebabkan desa ini dalam waktu singkat berubah menjadi desa yang dihuni oleh masyarakat yang sehat jasmani dan rohani, serta seluruh masyarakatnya makmur. Saat ini petani sudah mampu memasarkan dengan baik produk-produk yang dihasilkan. Selain masyarakat yang berprofesi sebagai petani, muncul wirausahawan lainnya, misalnya pedagang, pengusaha konstruksi, bahkan desa telah memiliki resort yang indah milik bersama beberapa anggota masyarakat.

Pertanyaan Kuis:
1. Menurut anda, mengapa para petani sangat kompak dan bersepakat untuk gotong 
     royong menyelenggarakan acara pernikahan anak dari salah satu anggota kelompok 
     tani?.
2. Menurut anda, apa yang menyebabkan Raka dan Shinta memutuskan tinggal dan 
     berkarya di desa setelah menikah?.
3. Jelaskan dengan skematik/ bagan, kemudian uraikan siapa saja yang telah berperan
     dalam pembangunan pertanian di desa tersebut di atas?. Apa saja peran yang telah
     dijalankan?.
4. Menurut anda, siapa saja yang harus berperan agar pembangunan pertanian berhasil?.
5. Dengan kondisi desa dan warganya seperti dideskripsikan di atas, apakah anda tertarik 
     tinggal dan berwirausaha di desa?.