Saturday, March 22, 2025

METODE PENYULUHAN PERTANIAN PERKOTAAN DI ERA DIGITAL

 



Wildani Pingkan Suripurna Hamzens 
Universitas Tadulako Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia-Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota Provinsi Sulawesi Tengah; Master Plan Education Indonesia. Email: hamzenspingkan@gmail.com
_____________________________________________

Pertanian perkotaan semakin berkembang sebagai solusi ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan di tengah laju urbanisasi yang pesat. Namun, untuk mengoptimalkan manfaatnya, dibutuhkan penyuluhan yang efektif bagi para petani perkotaan, komunitas, dan individu yang tertarik bertani di lingkungan urban. Di era digital, metode penyuluhan mengalami transformasi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang lebih canggih. Artikel ini akan membahas berbagai metode penyuluhan pertanian perkotaan yang relevan dengan perkembangan digital.

Metode Penyuluhan Digital dalam Pertanian Perkotaan

1. E-Learning dan Webinar

Penyuluhan berbasis e-learning dan webinar memungkinkan petani perkotaan mengakses informasi kapan saja dan di mana saja. Platform seperti Zoom, Google Meet, dan YouTube digunakan untuk menyelenggarakan pelatihan interaktif dengan materi yang mencakup teknik bertani modern, pengelolaan limbah, dan praktik pertanian ramah lingkungan.

2. Media Sosial sebagai Sarana Penyuluhan

Facebook, Instagram, TikTok, dan WhatsApp menjadi alat penyuluhan yang efektif. Penyuluh pertanian dapat membagikan konten edukatif dalam bentuk infografis, video pendek, dan siaran langsung untuk menjangkau lebih banyak audiens. Grup komunitas di media sosial juga menjadi wadah diskusi bagi para petani perkotaan.

3. Aplikasi dan Platform Digital untuk Penyuluhan

Berbagai aplikasi pertanian berbasis digital telah dikembangkan untuk membantu petani mendapatkan informasi tentang cuaca, harga pasar, serta teknik budidaya yang lebih efisien. Aplikasi seperti iGrow, AgriWebb, dan TaniHub menyediakan layanan konsultasi digital yang membantu petani dalam mengambil keputusan.

4. Podcast dan Video Edukasi

Podcast tentang pertanian perkotaan memberikan wawasan baru bagi petani yang ingin belajar sambil beraktivitas. Selain itu, kanal YouTube yang dikelola oleh penyuluh atau komunitas pertanian perkotaan memberikan tutorial langsung yang mudah diikuti.

5. Teknologi IoT dan Smart Farming

Internet of Things (IoT) dan sensor pintar membantu petani perkotaan dalam memantau kondisi tanaman secara real-time. Penyuluhan berbasis teknologi ini memungkinkan petani mendapatkan informasi tentang kelembaban tanah, kadar nutrisi, dan pengelolaan air secara efisien melalui aplikasi yang terkoneksi dengan sensor.

6. Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk Perencanaan Lahan

Penyuluhan digital juga mencakup penggunaan GIS untuk membantu petani dalam memilih lokasi yang tepat untuk bercocok tanam. Dengan teknologi ini, penyuluh dapat memberikan rekomendasi berbasis data yang lebih akurat tentang jenis tanaman yang cocok untuk wilayah tertentu.

Tantangan dan Solusi dalam Penyuluhan Digital

Walaupun penyuluhan berbasis digital memiliki banyak keunggulan, ada beberapa tantangan yang harus diatasi, seperti keterbatasan akses internet bagi petani, kurangnya literasi digital, dan minimnya dukungan teknologi di beberapa wilayah. Solusinya adalah dengan memberikan pelatihan digital bagi petani, menyediakan infrastruktur teknologi yang lebih baik, serta mengembangkan materi penyuluhan yang lebih sederhana dan mudah diakses.

Penutup

Metode penyuluhan pertanian perkotaan di era digital memberikan peluang besar bagi petani untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usahanya. Dengan memanfaatkan e-learning, media sosial, aplikasi pertanian, dan teknologi pintar, penyuluhan dapat dilakukan dengan lebih luas dan efektif. Dukungan dari pemerintah, akademisi, dan komunitas pertanian menjadi kunci dalam suksesnya penerapan penyuluhan digital dalam pertanian perkotaan.

_______________

No comments:

Post a Comment